Headlines

Pemprov Bahas Bersama PersiapanTanjung Lesung

Posted by PD | Monday, June 25, 2012 | Posted in ,

PANDEGLANG – Dengan telah diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) No. 26 tahun 2012 tentang Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung, Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah beserta unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provini Banten mulai melakukan inventarisasi terhadap kebutuhan-kebutuhan yang menjadi awal persiapan KEK Tanjung Lesung dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama investor dan perwakilan pemerintah pusat di Aula Bay Villas, Kabupaten Pandeglang, Rabu (13/6).PT. Banten West Java (BWJ) selaku penggagas ide awal yang juga investor KEK Pariwisata Tanjung Lesung memberikan pemaparannya terkait progres dan kendala yang dihadapi untuk mencapai proses percepatan pembangunan KEK Pariwisata Tanjung Lesung.Dari hasil pemaparan BWJ oleh Direktur Utama BWJ-Cahyadi menyatakan bahwa pembebasan lahan masih menjadi permasalahan utama dalam target penyelesaian KEK Pariwisata Tanjung Lesung untuk 32 bulan ke depan.Menanggapi hal tersebut Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Banten-H.Aeng Haerudin mendesak pihak BWJ untuk mempercepat pembebasan lahan seluas 1.500 hektar, sehingga proses pembangunan KEK Tanjung Lesung bisa segera dilaksanakan.Desakan Gubernur dan Ketua DPRD Banten kepada BWJ tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karena BWJ sendiri yang mengajukan usul kepada pemerintah daerah dan Provinsi Banten, agar dijadikannya Tanjung Lesung sebagai magnet pariwisata di banten.Tidak hanya mendesak pihak BWJ, dalam rakor tersebut Gubernur juga mengajak segenap unsur SKPD terkait dan FKPD untuk memberikan dukungan penuh kepada BWJ agar bisa segera menyelesaikan permasalahan yang menjadi tanggung jawab BWJ sebagai investor KEK Tanjung Lesung. “Sengaja saya mengajak semua unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten baik dari unsur FKPD maupun SKPD Provinsi Banten untuk hadir mengikuti rakor ini, tidak lain adalah untuk menunjukan komitmen percepatan pembangunan KEK pariwisata Tanjung Lesung” jelas Gubernur.Rapat koordinasi antara pihak pemerintah dengan investor ini pun diakhiri dengan komitmen BWJ kepada Pemprov Banten untuk segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab BWJ sebagai investor dalam proses percepatan pembangunan KEK pariwisata Tanjung Lesung.(sumber Humas)

Tiga Raperda Disahkan 2 Juli 2012

Posted by PD | | Posted in ,

Tangerang- Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang disusulkan Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim dijadwalkan akan disahkan DPRD Kota Tangerang pada tanggal 2 Juli 2012. Tiga raperda itu adalah, raperda anak jalanan gelandangan dan pengemis, raperda pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran dan raperda bangunan gedung.Hal itu dikatakan Anggota Panitia Khusus Raperda anak jalanan, pengamen gelandangan dan pengemis Ella Silvia. Menurutnya, pada pecan depan, tahapan pembahasan Raperda ini sudah memasuki subtansinya dan akan segera di paripurnakan.”Menurut jadwal, pada 2 Juli 2012 ini akan disahkan bersamaan dengan dua reperda lain yang saat ini juga masih dalam tahap pembahasan. Pekan ini, kami baru selesai melakukan studi banding ke beberapa daerah,”ujar Ella.Dijelaskannya, usulan raperda anak jalanan, gelandangan pengemis dan pengamen ini sebagai bentuk kepedulian dari Pemkot Tangerang terhadap nasib para anjal dan gepeng. “Nantinya tidak ada bahasa penertiban atau razia yang ada penjangkauan, karena berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar 1945, anjal dan pengemis memang sudah seharusnya dipelihara oleh negara,”tegasnya.Salah satu yang sedang diperjuangkan kata pihaknya, kata Ella, adalah mengenai akses pendidikan dan kesehatan gratis bagi para anjal dan gepeng. Selain itu, harus ada kepastian tempat tinggal seperti rumah singgah dan panti rehabilitasi.”Mengingat Pemkot Tangerang sudah tidak memiliki lahan yang luas, maka kerjasama dengan daerah lain perlu dibangun, salah satunya dengan Pemkab Tangerang, karena pada 2012 ini Pemkab berencana membangun panti rehabilitasi seluas 4 hektare,”ujarnya

Dahlan Iskan Tutup Festival Cisadane

Posted by PD | | Posted in

Tangerang-Menteri BUMN Dahlan Iskan memberikan pujian kepada Pemerintah Kota Tangerang atas upaya Pemkot dalam menata lingkungan, terutama sungai Cisadane, sehingga nampak bersih, hijau dan asri.“Saya kagum, lingkungannya nampak bersih dan hijau,” ujarnya saat jalan sehat bersama dengan Wakil Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah, Minggu (24/6).Kekaguman Menteri yang dikenal luas penyuka sepatu cats ini sangatlah beralasan karena selesai mengikuti senam sehat sekitar pk.06.30 WIB di area car-free day di bunderan tugu adipura Jl. Veteran, Dahlan langsung mengikuti jalan sehat yang menyusuri Jl. M. Yamin, Perintis Kemerdekaan dan dilanjutkan ke bantaran kali Cisadane yang memang tertata rapi dan hijau.Khusus Jl. M. Yamin sendiri bukan kali ini saja mendapat pujian pejabat negara, bahkan beberapa waktu lalu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono juga menyampaikan kekagumannya atas keasrian jalan ini saat mengunjungi salah satu sekolah kejuruan di Kota Tangerang.Saat jalan sehat, selain didampingi Wakil Wali Kota turut pula mendampingi Sekretaris Daerah Harry Mulya Zein, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Herry Rumawatine serta pejabat Pemkot Tangerang lainnya. Jalan sehat sendiri menempuh jalur dari Moh. Yamin, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Kali Pasir sepanjang Kali Cisadane hingga finish di panggung utama Festival Cisadane di Jl. Berhias. Iring-iringan Wakil Wali Kota, Menteri BUMN, jajaran pejabat serta pegawai di lingkungan Pemkot yang turut dimeriahkan dengan drumband, disambut penuh antusias oleh masyarakat Kota Tangerang.Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang mengikuti jalan sehat maupun warga yang ada disepanjang lintasan jalan sehat untuk melihat bahkan meminta foto bersama.(tim-one)

Siap Nyalon Bupati Tangerang, Aden Daftarkan Diri ke PDIP

Posted by PD | | Posted in , ,

Tangerang -Ketua DPD KNPI Provinsi Banten Aden Abdul Khaliq mendaftarakan diri ke DPC PDIP Kabupaten Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Cikokol, Kota Tangerang, Jumat (22/6), untuk diusung menjadi Bupati dalam Pilkada Kabupaten Tangerang.“Hari ini saya menyerahkan formulir pendaftaran ke DPC PDIP Kabupaten Tangerang, yang persyaratannya sudah saya lengkapi. Saya optimis bisa lolos seleksi untuk disusung dan maju sebagai Calon Bupati Tangerang,” katanya saat di temui di DPC PDIP Kabupaten Tangerang.Ia mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait niatannya maju dalam Pilkada Kabupaten Tangerang. Ia sendiri mempunyai program untuk meningkatan kesehatan dan pendudukan masyarakat. “Dengan niatan tulus dan ikhlas untuk memimpin Kabupaten Tangerang, tentu pendidikan dan kesejahteraan akan kita kerjakan terlebih dahulu. Saya minta doa restu,” ungkap Aden.Dikatakan Aden, selain PDIP, dirinya juga sudah mendaftar ke PAN dan Partai Demokrat. Kedepan, ia juga akan mendaftarkandiri ke Partai Golkar. “PAN dan Demokrat suah saya selesaikan adminitrasi pendaftarannya. Kalau ada pendaftaran lagi, saya akan melamar di Golkar,” terangnya.(tim-one)

Bus Lane Akan Dikembangkan ke Balaraja-Jakarta

Posted by PD | | Posted in

Tangerang -Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) atau yang lebih dikenal Bus Lane Tangerang jurusan Terminal Poris Plawad-Kalideres rencananya akan dikembangkan hingga Balaraja-Jakarta. Hal itu dikatakan Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim saat peluncuran Buslane di Terminal Poris Plawad besama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, beberapa waktu lalu. Menurutnya, jika transportasi Bus lane dapat berkembang baik, rencananya akan dikembangkan konsep transportasi Balaraja-Jakarta. “Rencana ini sebelumnya sudah disepakati secara tidak tertulis oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, namun belum sempat terealisasi,” katanya. Ia mengungkapkan, untuk memuluskan rencana tersebut, awalnya Pemkot telah membangun Terminal Poris Plawad. Nantinya, akan dibangun Jalan tembus dari Jalan Benteng Betawi hingga wilayah Semanan, Jakarta Barat. “Kita sudah bicarakan kembali rencana tersebut dengan Pak Fauzi Bowo. Dia pun menyatakan setuju untuk menganggarkan rencana tersebut dalam waktu mendatang,” ungkap Wahidin. Wahidin menambakan, sebelumnya Pemkot telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memperlebar Jalan Daan Mogot di ruas kanan dan kirinya, guna pengembangan jalan termbus tersebut. “Kita sudah ajukan dan informasinya untuk pengerjaan bisa dilakukan berbarengan dengan pembangunan JORR,” katanya(tim-one)

Giant Hipermarket Hadir Di Kota Serang

Posted by PD | | Posted in , ,

SERANG-Setelah sebelumnya hadir di Kota Cilegon dan Rang­­kasbitung kini Giant Hiper­market hadir di Kota Serang. Outlet ketiga di Banten minus Tangerang ini berada di kawasan Jalan Raya Pan­deglang-Serang, Sempu, Kota Serang. Peresmian Giant Hiper­market Serang dilakukan Wakil Walikota Serang Nana Suryana tepat pukul 8.30 wib.Dengan dihadiri sejumlah perwakilan dari Manajemen PT Hero Supermarket selaku in­duk perusahaan Giant Hiper­market dan beberapa pejabat Pemkot Serang serta para pe­ngunjung dari berbagai pen­­juru Kota Serang, grand ope­ning pasar modern yang me­nye­diakan beragam kebu­tuhan masyarakat tersebut berlang­sung semarak.Menurut Felyncia, General Ma­nager Marketing Giant, kehadiran Giant Hipermarket di Kota Serang merupakan salah satu upaya PT Hero Su­permarket mendekatkan la­yanan kepada konsumen se­tianya yang ba­nyak berasal da­ri wilayah Serang. “Dari segi pasar, Kota Serang memiliki po­tensi besar khu­susnya dalam hal peme­nuhan kebutuhan pokok,” katanya seusai grand opening, Jumat (22/6).
Meski sebelumnya telah ba­nyak pasar modern yang me­nyediakan beragam kebu­tuhan pokok masyarakat yang hadir lebih dulu di Kota Serang, kata Felyncia, namun dengan bera­gam fasilitas layanan yang disiapkan Giant akan tetap me­miliki tempat tersendiri di masyarakat Kota Serang serta daerah-daerah lainnya di Banten. “Kita punya area parkir luas baik untuk kendaraan ro­da empat maupun roda dua,” ujarnya.Fasilitas umum lainnya, lanjut Felyncia, Giant juga melengkapi diri dengan anjungan tunai mandiri (ATM) center, sarana ibadah, toilet umum yang rapih dan bersih, serta arena bermain anak yang disediakan secara gratis. “Area belanja juga untuk Giant Serang ini lebih luas dibanding Cilegon, sehingga produk yang ditawarkanpun lebih beragam,” terang Felyncia.Selain itu Giant Hipermarket Serang juga dilengkapi food­court yang menyediakan bera­gam maka­nan dan minuman segar. “Lo­kasi kita juga mudah di­jangkau ma­syarakat Banten dari ber­bagai daerah seperti Rangkas­bitung, Pandeglang, serta Serang dan Cilegon,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Serang Nana Suryana dalam sambutannya mengatakan, me­nyambut gembira atas ke­hadiran Giant Hipermarket di Kota Serang. “Hadirnya Giant Hipermarket di Kota Se­rang selaku ibukota Provinsi Banten menunjukan semakin dinamisnya pertumbuhan ekonomi di daerah otonom baru ini,” kata Nana.Nana berharap, kehadiran Giant dapat memberikan la­yanan berbeda dari pasar mo­dern lainnya yang telah ha­dir lebih dulu baik dari segi kua­litas produk maupun harga.(tim-one-RB)

Perum Perhutani Gandeng Polda

Posted by PD | | Posted in

SERANG- Kepala Perum Per­­hutani Unit III Jawa Barat dan Banten Bambang Setya Budi dan Kapolda Banten Brig­jen Eko Hadi Sutedjo me­nandatangani nota ke­se­pa­ha­­man (MoU) perlindungan hutan di aula pertemuan Ma­­­polda Banten, Kamis (21/6). Kapolda Brigjen Eko Hadi Su­­tedjo dalam sambutannya me­­­ngatakan, pe­nan­da­ta­nga­nan MoU ini me­rupakan ra­ng­kaian kerja sa­ma yang di­la­kukan Mabes Pol­ri dengan Perum Perhutani dalam men­jaga ke­les­tarian hutan. “Hutan di Ban­­­ten dan Jabar meru­pakan an­dalan Pulau Jawa untuk men­jaga keseim­bangan alam dan manusia,” katanya.Sebagai penyangga Ibukota, ketidakseimbangan pe­les­ta­rian alam dan ling­ku­ngan bisa berakibat fatal bagi Banten. “Kita harus bisa me­rang­kul ma­s­yarakat untuk me­les­ta­ri­kan alam. Pihak ke­polisian dan Perhutani ha­rus sinergis da­lam me­lakukan upaya pen­ce­gahan,” ujar Ka­polda.Ia menambahkan, jajarannya harus profesional dalam pe­na­nganan permasalahan yang muncul baik secara pre­en­tif (pembinaan), prefentif (pen­­cegahan) dan represif (pe­­nin­dakan). “Tindakan rep­­­resif hanya bisa dilakukan jika kon­di­­sinya meng­kha­wa­tir­kan. Ma­syarakat harus kita bina, diayomi, dan diarahkan. Ke­ja­hatannya kita perangi tapi orangnya kita cintai. Sejauh ini,” katanya. Kepala Perum Perhutani Unit III Jabar dan Banten Bam­­­bang Setia Budi me­ngung­kapkan bahwa hutan di Banten yang masuk Perum Perhutani seluas 82.000 hektare. Secara keseluruhan, lanjutnya, kon­disinya masih bagus karena mas­­yarakatnya ikut men­du­kung perlindungan hutan. “Jadi kita hanya tinggal ting­katkan saja hubungan dengan masyarakat,” ung­kap­nya. Kerja sama dengan kepoli­sian ini, kata Bambang, jangan diartikan negatif. Kerja sama ini dibangun agar Perhutani dan kepolisian bersinergi da­lam mening­katkan kesejah­teraan masyara­kat. “Pada da­­­­sar­­­nya ini untuk menjaga pem­­balakan liar. Harapannya sama, kita ingin menjaga hutan bersama masyarakat. Kuncinya ko­mu­nikasi,” ujarnya.(Tim-One-RB)